Berjuang Bersama Gerindra dan Prabowo Subianto

Mengamalkan TRIDHARMA Kader Partai Gerindra : Berasal Dari Rakyat, Berjuang Untuk Rakyat, Berkorban Untuk Rakyat.

Heri Gunawan Seminar Nasional

Tantangan dan Peluang Bisnis bagi Generasi Milenial.

Jalan Santai

JHeri Gunawan Apresiasi Peluncuran Program Pemuda Pelopor Desa di Sukabumi

Kunjungan Ketua Umum GERINDRA

Prabowo Subianto Melakukan Kunjungan ke Sukabumi

Bantuan Hand Traktor

Heri Gunawan Memfasilitasi Bantuan 30 Unit Traktor Untuk Gapoktan di Kabupaten Sukabumi Pada Tahun 2015

Kunjungan Kerja BKSAP DPR RI Ke Australia

Heri Gunawan Sebagai Anggota BKSAP DPR RI saat berkunjung dan berdialog dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Australia

Tampilkan postingan dengan label Press Release. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Press Release. Tampilkan semua postingan

Daftar Usulan Program Pembangunan Dapil Kota Dan Kabupaten Sukabumi Tahun 2015


Berikut ini daftar Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) yang diajukan oleh Heri Gunawan, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra dari aspirasi yang disampaikan masyarakat Dapil Jabar IV Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Usulan program ini disampaikan pada Masa Persidangan DPR Tahun 2015 untuk pelaksanaan pada Anggaran Pembangunan Tahun 2016.

Catatan : Anggota DPR RI tidak memegang dana untuk pelaksanaan program ini, tapi dilaksanakan oleh pihak eksekutif. 

* Silahkan klik data untuk ditampilkan dalam ukuran lebih besar










Release Media Terkait UP2DP

  1. UP2DP adalah hak usul anggota DPR RI tentang program pembangunan Dapil masing-masing. Perlu ditekankan bahwa anggota DPR RI tidak memegang dananya. Anggaran sampai pelaksanaan tetap ada di eksekutif. Dari presiden sampai kepala daerah. Berbentuk Dana Alokasi Khusus (DAK)
  2. Program-program yang ada dalam UP2DP adalah program aspirasi rakyat yang selama ini tidak pernah terakomodir melalui proses Musrenbang. Kriteria program tersebut harus berbentuk pembangunan fisik, perbaikan/rehabilitasi sarana dan prasarana. Dan yg terpenting lagi, program tersebut harus memberi dampak pada peningkatan pelayanan umim.
  3. UP2DP Heri Gunawan berjumlah 74 program untuk Dapil Jawa Barat IV meliputi Kota dan Kabupaten Sukabumi. Program tersebut antara lain perbaikan saluran irigasi di Desa Bojongtipar, Jampang Tengah. Usulan tersebut menjadi aspirasi kelompok tani di Bojongtipar yang selama ini masih mengandalkan sistem tadah hujam untuk pengairan sehingga begitu memasuki musim kemarau, sering terkendala pengairan karena minimnya saluran irigasi.
  4. Program lain, yaitu revitalisasi jalan desa di Desa Cibadak yang sering menjadi keluhan masyarakat karena masih dalam keadaan rusak. Selanjutnya, bantuan peralatan tangkap untuk nelayan di Desa Pangumbahan yang bertujuan untuk meningkatkan volume tangkap. Di samping itu bantuan ambulance di beberapa desa seperti di Cimerang, Waluran Mandiri, dan Cireunghas. Sekali lagi, seluruh program tersebut berupa bantuan sarana dan prasarana yang bisa memberi kemanfaatan umum.
  5. Yang paling penting untuk digarisbawahi bahwa UP2DP adalah hak usul anggota DPR yang diatur secara rinci dalam UUD MD3, Tatib DPR RI, serta sesuai dengan UU 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara. Dalam Pasal 15 Ayat (3) UU Keuangan Negara dinyatakan bahwa: "DPR dapat mengajukan usul yang mengakibatkan perubahan jumlah penerimaan dan pengeluaran dalam Rancangan Undang-undang tentang APBN."
  6. Jika UP2DP tersebut diterima Presiden, maka pemegang dan pelaksana anggaran adalah pemerintah melalui institusi terkait. Anggota DPR sama sekali tidak memegang anggaran/dana.
  7. Namun, jika ditolak, maka Presiden harus menjamin proses Musrenbang yang fungsinya untuk menjaring aspirasi masyarakat berjalan efektif. Kenyataannya, sejauh ini, proses dan hasil Musrenbang tersebut sering dipertanyakan masyarakat karena banyak usulan mereka yang tidak terealisasi.



SUKABUMI, 27 JUNI 2015

Reses Masa Persidangan II Tahun 2014-2015


KUNJUNGAN KERJA PERORANGAN HERI GUNAWAN, SE.
RESES MASA PERSIDANGAN II TAHUN SIDANG 2014-2015  


Pelaksanaan Kunjungan Kerja (Kunker) Perorangan adalah bagian integral dari pelaksanaan fungsi DPR sebagaimana amanat Pasal 20A Ayat (1) UUD NRI 1945 jo Pasal 69 Ayat (1) UU No. 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) jo Pasal 4 Ayat (1) Peraturan DPR RI No. 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib (Tatib), bahwa “Dewan Perwakilan Rakyat memiliki fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan.” Hal itu merupakan kewajiban “representasi rakyat” yang mesti dilakukan oleh Heri Gunawan, SE. sebagai Anggota DPR RI dalam rangka membuka ruang partisipasi publik, transparansi pelaksanaan fungsi, dan pertanggungjawaban kerja DPR kepada rakyat.

Dalam Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2014-2015 ini, Heri Gunawan, SE. sebagai “Perwakilan Rakyat” Dapil Kota dan Kab. Sukabumi di DPR RI dari fraksi Partai GERINDRA memberi perhatian khusus isu “Kedaulatan Pangan, energi, dan  Penguatan Infrastruktur”, yang terbagi dalam bidang legislasi, pengawasan, dan penganggaran, sebagai berikut:

1.  Bidang Legislasi:

Heri Gunawan, SE. akan melakukan Sosialisasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2015-2019 yang telah diputuskan dalam Rapat Paripurna DPR-RI, Senin, 09 Februari 2015. Kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun dan memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Kota dan Kab. Sukabumi, termasuk mengidentifikasi Daftar Permasalahan yang terkait dengan RUU dalam Prolegnas.  

Dari 159 RUU yang diputuskan, ada 37 RUU yang menjadi Prioritas Tahun 2015 ini. Kemudian dari 37 RUU Prioritas tersebut, Fraksi Partai GERINDRA tercatat sebagai pengusul beberapa RUU yang terkait dengan isu “Kedaulatan Pangan dan Energi”.

Sosialisasi RUU tersebut menjadi bukti bahwa Partai GERINDRA telah bertekad untuk melibatkan diri secara penuh dalam perumusan Regulasi Baru yang berdampak pada hajat hidup orang banyak, sebagaimana amanat UUD NRI 1945 dan Manifesto Partai GERINDRA.

   
2.  Bidang Pengawasan
Heri Gunawan, SE. sebagai Wakil Ketua/Anggota Komisi VI DPR RI akan melakukan “Kegiatan Dengar Pendapat & Jaring Aspirasi” yang dihadiri oleh sekitar 30 Orang dari Jajaran BUMN sebagai mitra kerja Komisi VI DPR RI, yaitu: PERUM BULOG, PT PERTANI, PTPN VIII, PT PLN, PT KAI, PT PNM, PT WASKITA KARYA, dan PERUM PEGADAIAN.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menggali tantangan dan permasalahan yang dihadapi BUMN dalam mewujudkan cita-cita “Kedaulatan Pangan, Energi dan Penguatan Infrastruktur”, khususnya di wilayah Kota dan Kab. Sukabumi. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan “Kunjungan Lapangan” yang bertujuan untuk mengobservasi langsung aktivitas operasi BUMN, UMKM, dan Pasar Desa di wilayah Kota dan Kab. Sukabumi. Beberapa titik yang dikunjungi, sebagai berikut:
1.     Gudang Bulog di Sukabumi.
2.     PTPN VIII
3.     PLN Unit Kota Sukabumi (Pembangunan PLTU)
4.     Infrastuktur Tol BOCIMI
5.     Infrastruktur PT KAI Sukabumi
6.     Sentra UMKM “Slamet Quail Farm” Sukabumi.
7.     Pasar Desa Kadudampit, Kec. Kadudampit, Sukabumi.
8.     Sentra Perikanan Budidaya Cisaat, Desa Kebonpedes, Kec. Kebonpedes, Sukabumi.

3.  Bidang Penganggaran:

Heri Gunawan, SE. melakukan “Jaring Aspirasi dengan Masyarakat” yang bertujuan untuk mengidentifikasi konsistensi pelaksanaan pokok-pokok APBN Perubahan 2015 yang harus sesuai dengan Visi-Misi Pemerintah tentang “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Penguatan Infrastruktur” di wilayah Kota dan Kab. Sukabumi, sebagaimana amanat Pancasila dan UUD 1945 dan Peraturan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

4.  Lainnya

Kegiatan penyerahan Bantuan Barang berupa Laptop oleh Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan ke beberapa desa/kelurahan. Bantuan barang tersebut menjadi inventaris/asset kantor desa/kelurahan yang digunakan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan administrasi kepada masyarakat di desa/kelurahan yang bersangkutan.

Dengan bantuan laptop tersebut diharapkan pelayanan administrasi desa bisa lebih maksimal dan efisien karena dapat dilakukan secara mobile (turun langsung ke masyarakat). Ke depan diharapkan laptop tersebut bisa menunjang kegiatan akses informasi di desa/kelurahan yang bersangkutan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.

Menurut Koordinator Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan, H. Maman Suparman, bahwa berdasarkan kajian Rumah Aspirasi & Inspirasi Heri Gunawan, salah satu masalah penting desa adalah kegiatan pendataan. “Dengan laptop ini, kegiatan pendataan sebagai salah satu unsur penting pembangunan desa/keluarahan bisa lebih maksimal dan efisien karena laptop bisa memungkinkan aparatur desa melakukan kegiatan administrasi pendataan secara mobile atau turun langsung ke masyarakat,” jelas H. Maman Suparman.

Lebih jauh, lanjut H. Maman Suparman, bahwa pemberian bantuan kepada desa/kelurahan yang ada mengacu pada 2 (dua) kriteria, sebagai berikut: 1) desa/kelurahan yang secara kelembagaan perlu di-support dengan alat pendataan (laptop) yang memungkinkan kegiatan administrasi (pendataan) berjalan efisien dan maksimal; 2) desa/kelurahan yang secara spasial atau teritorial mewakili dan menguatkan hubungan antar wilayah, termasuk hubungan desa-kota.

--------------------------

Berikut daftar 42 Desa/Kelurahan di Kota dan Kabupaten Sukabumi yang mendapatkan bantuan laptop :

A. KOTA SUKABUMI
1.   Kelurahan Selabatu Kec. Cikole
2.   Kelurahan Cisarua Kec. Cikole
3.   Kelurahan Tipar Kecamatan Citamiang
4.   Kelurahan Gedongpanjang Kecamatan Citamiang
5.   Kelurahan Baros Kecamatan Baros
6.   Kelurahan Cibeureumhilir Kecamatan Cibeureum
7.   Kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum


8.   Kelurahan Babakan Kecamatan Cibeureum
9.   Kelurahan Sriwedari Kecamatan Gunungpuyuh
10. Kelurahan Gunungpuyuh Kecamatan Gunungpuyuh
11. Kelurahan Karangtengah Kecamatan Gunungpuyuh
12. Kelurahan Benteng Kecamatan Warudoyong
13. Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong
14. Kelurahan Warudoyong Kecamatan Warudoyong

B. KABUPATEN SUKABUMI
15. Desa Sukamanah Kecamatan Gegerbitung 
16. Desa Gegerbitung Kecamatan Gegerbitung
17. Desa Parungseah Kecamatan Sukabumi
18. Desa Cireunghas Kecamatan Cireunghas
19. Desa Bojongsawah Kecamatan Kebonpedes
20. Desa Sukaraja Kecamatan Sukaraja
21. Desa Sukaresmi Kecamatan Cisaat
22. Desa Cidolog Kecamatan Cidolog
23. Desa Bojongtipar Kecamatan Jampangtengah
24. Desa Cimerang Kecamatan Purabaya
25. Desa Tegalbuleud Kecamatan Tegalbuleud
26. Desa Sukamaju Kecamatan Cimanggu
27. Desa Waluranmandiri Kecamatan Waluran
28. Desa Bojongkerta Kecamatan Warungkiara
29. Desa Ubrug Kecamatan Warungkiara
30. Desa Citarik Kecamatan Palabuhanratu
31. Kelurahan Palabuhanratu Kecamatan Palabuhanratu
32. Desa Lembursawah Kecamatan Cicantayan
33. Kelurahan Cibadak Kecamatan Cibadak
34. Desa Cibodas Kecamatan Bojonggenteng
35. Desa Bojonggenteng Kecamatan Bojonggenteng
36. Desa Bojonggaling Kecamatan Bojonggenteng
37. Desa Bangbayang Kecamatan Cicurug
38. Desa Cidahu Kecamatan Cidahu
39. Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda
40. Desa Sukatani Kecamatan Parakansalak
41. Desa Bojonglongok Kecamatan Parakansalak
42. Desa Tugubandung Kecamatan Kabandungan.


          

Usulan Hasil Reses Pertama Masa Sidang 2014-2015



USUL PROGRAM PEMBANGUNAN
UNTUK DAERAH PEMILIHAN
JAWA BARAT IV (KAB. SUKABUMI DAN KOTA SUKABUMI)


Nama Pengusul          : Heri Gunawan, SE.
Nomor Anggota          : A-346
Fraksi                          : Partai GERINDRA
Daerah Pemilihan       : Jawa Barat IV


Dalam masa reses pertama tahun sidang 2014-2015, masyarakat di Daerah Pemilihan Jawa Barat IV (Kab. Sukabumi dan Kota Sukabumi) menyampaikan usul dan tuntutan agar Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mendengarkan, mendukung dan memperjuangkan realisasi dari aspirasi sebagai berikut :

  1. Pembangunan jalan Tol BOCIMI (Bogor,Ciawi,Sukabumi) dalam memecahkan masalah kemacetan lalu lintas di jalur Jakarta-Sukabumi.
  2. Revitalisasi total pasar tradisional di Sukabumi, khususnya Pasar Pelita, yang selama 24 tahun belum pernah diperbaharui sama sekali.
  3. Perlunya penataan ulang sistem distribusi pupuk di daerah pedalaman Kab. Sukabumi yang harus memenuhi kriteria lima tepat: Tepat Waktu, Tepat Jenis, Tepat Harga, Tepat Alokasi dan Tepat  Dosis.
  4. Pembangunan jalan dan listrik, yang perlu mendapat perhatian serius baik dari pemerintah pusat maupun daerah, khususnya di Kec. Cidadap dan Cidolog.
  5. Pembangunan irigasi dan pencetakan sawah baru di Kab. Sukabumi yang menjadi faktor penting dalam mendukung program peningkatan beras nasional (P2BN).


Demikian usul ini disampaikan di Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk didengarkan, didukung dan diperjuangkan dengan sungguh-sungguh sesuai Undang-Undang Dasar NRI 1945 dan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Atas nama Kebangsaan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial.

Salam Indonesia Raya!


Jakarta, 14 Januari 2015




Heri Gunawan, SE.

Tetap Semangat. Terus Bergerak. Pekerjaan Belum Selesai.



Kalian bukan tim yang terdiri dari kumpulan orang-orang.

Kalian bukan staf pendukung yang harus memastikan berhasilnya kegiatan di reses ini. 

Kalian, lebih dari itu.

Bagi saya, kalian adalah proses. Proses memberi dan menerima, proses saling menguatkan, proses saling menumbuhkan, proses saling mengingatkan, dan proses saling belajar.

"Tidak ada yang lebih penting dari yang lain"

Terimakasih yang besar kepada kalian semua---yg tdk bisa disebut satu-satu---atas segala pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran selama reses ini.

Tetap semangat. Terus bergerak. Pekerjaan belum selesai.

Saya,

Heri Gunawan

Rupiah Melemah, DPR: Perlu Kedaulatan Rupiah

SUKABUMI - Wakil Ketua Komisi VI DPR, Heri Gunawan (HG) angkat bicara mengenai melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Menurutnya melemahnya nilai rupiah bukti nasionalisme rontok dan bukti sistem ekonomi Indonesia, termasuk sektor industri dan perdagangan liberal. 

"Kenapa rupiah melemah ? Karena tingginya arus modal yg keluar dari Indonesia. Apalagi, investasi asing yang ada sekarang mayoritas dalam bentuk portofolio (saham, dll). Substansinya adalah perlu kedaulatan rupiah," tegas politikus yang menjabat Ketua DPP Bidang Perdagangan Partai Gerindra, Jumat (19/12).

Menurut HG, strategi pemerintah meningkatkan ekspor dan menekan impor merupakan langkah normatif dan efeknya jangka panjang. Padahal, arus modal keluar bisa secepat kilat.

Masalah lemahnya rupiah, dinilai HG karena rontoknya nasionalisme. Orang lebih suka pake dollar setiap kali melakukan transaksi pembayaran. Padahal amanat UU No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang mengamanatkan bahwa seluruh transaksi dalam negeri (NKRI) wajib memakai rupiah.

"Yang kita butuhkan sekarang adalah pemecahan jangka pendek yaitu dengan menegakkan Amanat UU No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang. Di mana pengusaha Indonesia harus menggunakan rupiah dalam melakukan transaksi. Setiap transaksi yg menggunakan dollar harus dikonversi ke rupiah. Dengan begitu, nilai rupiah akan tetap terjaga, sekaligus punya kedaulatan," urainya.

Di sisi lain, globalisasi dan perdagangan bebas telah sedemikian rupa membuat Indonesia semakin tergantung pada negara lain. Ketergantungan itu tidak saja hanya secara ekonomi (sebagai sumber dana investasi dan sumber utang), tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan lain seperti aspek kultural dan bahkan aspek akademis. Ketergantungan Indonesia pada luar negeri kini bukan lagi hanya struktural, namun juga kultural.

"Setidak-tidaknya terhitung sejak memasuki era reformasi dan iklim demokrasi, Indonesia tidak memiliki konsep yang sistemik untuk menciptakan serta menuju kemandirian dan ketahanan ekonomi. Akibatnya, pengelolaan makro ekonomi cenderung hanya bersandarkan target-target pragmatis konvensional (seperti laju pertumbuhan ekonomi, keterkendalian laju inflasi dan kurs rupiah)," tuturnya.

"Lalu sejauh mana keberpihakan program trisakti pemerintah..? Masa rupiah kita harus bergantung dollar, itu artinya ekonomi kita tidak mandiri, dan terus bergantung. Ambil contoh industri makanan kita, dimana bahan bakunya hampir 60%-70% adalah impor," timpalnya.

Lemahnya kemandirian dan tiadanya ketahanan ekonomi, lanjut HG, menyebabkan perekonomian dalam negeri sangat rentan terhadap setiap gejolak perekonomian luar negeri. (*

Isu Pokok Pada Reses Masa Sidang I Tahun 2014-2015


Pada tanggal 13-14 Desember 2014 ini akan dilaksanakan kegiatan Reses (Jaring Aspirasi) yang akan dilaksanakan oleh Anggota DPR RI, Heri Gunawan, SE di daerah pemilihan IV Kota & Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan di Jalan Arif Rahman Hakim No. 57 Warudoyong Kota Sukabumi.

Kegiatan reses ini akan dihadiri setidaknya 200 orang undangan yang terdiri dari aparatur pemerintah desa/kelurahan, muspika, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan yang ada di Kota & Kabupaten Sukabumi, Kegiatan ini juga sekaligus mensosialisasikan keberadaan Rumah Aspirasi & Inspirasi Heri Gunawan yang merupakan janji politik pada saat kampanye legisatif 2014 yang lalu.
 
Setidaknya, ada 3 (tiga) isu pokok yang menjadi perhatian (Jaring Aspirasi) Partai GERINDRA dalam Masa Reses pada Masa Persidangan I (pertama) DPR RI Tahun 2014-2015 ini, yaitu : 
  1. Bidang Legislasi : Membaca aspirasi publik tentang Perppu No. 1 Tahun 2014 ttg Pemilihan Kepala Daerah; 
  2. Bidang Pengawasan : Membaca aspirasi aspirasi masyarakat tentang kebijakan kenaikan BBM bersubsidi dan dampaknya pada kesinambungan ekonomi-sosial-politik masyarakat, terutama masyarakat miskin dan rentan miskin; 
  3. Bidang Penganggaran : evaluasi APBN-P 2014, pelaksanaan pokok-pokok APBN 2015 dan APBN-P 2015 yang "seiya-sekata" dengan Visi-Misi serta janji/sumpah politik Pemerintahan Nasional sebagaimana amanat Pancasila, UUD 1945 dan UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Bagi Partai GERINDRA, Masa Reses, yg meski terbilang pendek itu, merupakan kesempatan berharga untuk Temu-Muka, Temu-kata, Temu-Hati anggota DPR-RI dengan masyarakat yang mesti dilakukan secara optimal sesuai jatidiri GERINDRA: Kebangsaan, Kerakyatan, Keadilan Sosial.

Dalam kegiatan ini juga akan dilaksanakan Kegiatan Dengar Pendapat MPR RI tentang 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara: Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika. Semoga Tumbuh jiwa kebangsaan dan rasa memiliki Bangsa dan Negara dari Putra-Putri Bangsa Indonesia ! 

"Kalau Bukan Kita... Siapa Lagi, Kalau Bukan Sekarang... Kapan Lagi."

Salam Indonesia Raya !

Heri Gunawan, SE. / Dapil Jawa Barat IV (Kota Sukabumi dan Kab. Sukabumi)


Foto-Foto Persiapan Kegiatan Reses