Berjuang Bersama Gerindra dan Prabowo Subianto

Mengamalkan TRIDHARMA Kader Partai Gerindra : Berasal Dari Rakyat, Berjuang Untuk Rakyat, Berkorban Untuk Rakyat.

Heri Gunawan Seminar Nasional

Tantangan dan Peluang Bisnis bagi Generasi Milenial.

Jalan Santai

Jalan Santai yang diselenggarakan Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan

Kunjungan Ketua Umum GERINDRA

Prabowo Subianto Melakukan Kunjungan ke Sukabumi

Bantuan Hand Traktor

Heri Gunawan Memfasilitasi Bantuan 30 Unit Traktor Untuk Gapoktan di Kabupaten Sukabumi Pada Tahun 2015

Komisi XI DPR RI Bersama Gubernur BI

Heri Gunawan, Sebagai Anggota Komisi XI DPR RI Yang Membidangi Keuangan dan Perbankan

Kunjungan Kerja BKSAP DPR RI Ke Australia

Heri Gunawan Sebagai Anggota BKSAP DPR RI saat berkunjung dan berdialog dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Australia

Sumbangan Karpet ke Masjid dan Musala Ala RAI Hergun dalam Mengisi Bulan Muharram

 


Anggota DPR-RI Fraksi Partai Gerindra dari Dapil Jawa Barat IV Kota dan Kabupaten Sukabumi Heri Gunawan, melalui Rumah Aspirasi dan Inspirasi Heri Gunawan (RAI Herigun), kembali isi bulan Muharram dengan membagikan karpet ke sejumlah masjid dan musala di Sukabumi.

Salah satu cara dalam rangka memuliakan Bulan Muharram ini yakni dilaksanakan di Masjid Jami Ar-Rahman di Kampung Brunei, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

“Pembagian karpet ke masjid dan mushola di Sukabumi ini merupakan amanat dari Pak Heri Gunawan langsung. Salah satunya di lokasi itu kita menyerahkan 5 karpet dengan ukuran 10×1,05 meter dan diterima oleh Ustadz Ujang beserta ibu-ibu jamaah masjid,” kata Pengurus RAI Heri Gunawan, Dadin Sarifudin kepada wartawan, Minggu (07/08/2022).

Sementara itu, Ustadz Ujang sebagai pengurus Masjid Jami Ar-Rahman menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dari RAI Hergun. Harapannya, dengan karpet baru, para jamaah semakin nyaman dalam melaksanakan shalat berjamaah dan ibadah lainnya di masjid.

“Apalagi saat ini sedang dalam momentum bulan yang dimuliakan yakni bulan Muharram. Mudah-mudahan kegiatan ibadah di masjid semakin meningkat. Dan syiar Islam semakin semarak,” ujarnya.

Terpisah, Anggota DPR-RI yang juga sebagai Ketua DPP Partai Gerindra, Heri Gunawan menyatakan, pemberian karpet ke masjid ini dilakukan dalam rangka memuliakan bulan Muharram.

“Dalam bulan Muharram, umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan ibadah, karena akan mendapat pahala yang berlipat. Sebab itu, kami memfasilitasi dengan karpet yang baru agar ibadah bisa dilakukan dengan lebih khusuk dan nyaman,” tambahnya.

“Ibu-ibu majelis taklim yang melaksanakan pengajian rutin juga bisa duduk lebih nyaman saat mendengarkan tausiyah dari para ustadz,” tandasnya.

sumber : https://jurnalsukabumi.com/2022/08/07/sumbangan-karpet-ke-masjid-dan-musala-ala-rai-hergun-dalam-mengisi-bulan-muharram/

Pertumbuhan Ekonomi Seharusnya Bisa Lebih Tinggi dari 5,44 Persen, Legislator Ini Tunjukkan Indikatornya

 


Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2022 mencapai 5,44 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Sedangkan dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq), ekonomi tumbuh 3,72 persen.

Menyikapi hal itu, anggota DPR-RI Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan menyatakan, seharusnya ekonomi Indonesia bisa tumbuh lebih tinggi dari 5,44% (yoy). Banyak momentum yang mendukung terwujudnya pertumbuhan yang lebih tinggi.

Politisi yang biasa disapa Hergun ini membeberkan, momentum tersebut antara lain pelaksanaan puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H serta dilanjutkan dengan diperbolehkannya mudik. Lalu, pemberian BLT minyak goreng, surplus perdagangan internasional, dan perubahan postur APBN 2022 untuk menambah subsidi energi.

“Pada periode sama tahun lalu, ekonomi mampu tumbuh 7,07% (yoy). Padahal pada periode tersebut mobilitas masyarakat masih terbatas. Kuartal II 2021 dan 2022 sama-sama bertepatan dengan pelaksanaan Ramadhan dan Idul Fitri. Namun, tahun lalu mudik masih dilarang. Sementara tahun ini mudik sudah diperbolehkan,” kata Hergun dalam keterangan tertulisnya, Ahad (7/8/2022).

Ia menegaskan, mestinya dengan adanya mudik dan mobilitas masyarakat yang semakin longgar bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jumlah pemudik 2022 mencapai 85 juta orang dan 14 juta di antaranya berasal dari pemudik Jabodetabek. Menurut Kemenhub, terdapat sekitar 2,1 juta kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek pada mudik Lebaran 2022.

“Besarnya jumlah pemudik telah mendorong permintaan di berbagai sektor, mulai dari jasa transportasi, pakaian jadi, makanan dan minuman, perhotelan, hingga jasa telekomunikasi,” lanjutnya.

Hal tersebut diperkuat oleh data Bank Indonesia bahwa peredaran uang kartal pada April 2022 tercatat sebesar Rp896,3 triliun, atau tumbuh 22,3% (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 14,4% (yoy).

“Peningkatan peredaran uang kartal sebesar 22,3% (yoy) menunjukkan bahwa pelaksanaan mudik mendorong penguatan konsumsi masyarakat,” tegasnya.

Ia pun menambahkan, dalam rangka menyelamatkan daya beli masyarakat akibat meningkatnya harga minyak goreng, maka dialokasikan anggaran sebesar Rp6,95 triliun untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng yang diberikan kepada 23,15 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Ketua Poksi Fraksi Partai Gerindra di Komisi XI DPR-RI itu lalu menambahkan, pada kuartal II-2022 juga masih diuntungkan dengan momentum penguatan surplus perdagangan internasional.

Menurut data BPS, neraca perdagangan kuartal II-2022 surplus USD15,50 miliar atau Rp230,85 triliun yang meningkat 148,01% (yoy) dan 67,85 (qtq). Hal tersebut didorong oleh ekonomi mitra dagang yang masih tumbuh, meskipun melambat, dan juga keuntungan dari kenaikan harga komoditas.

Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR-RI itu juga membeberkan, pada kuartal II-2022 DPR menyetujui usulan pemerintah terkait revisi postur APBN 2022.

“Pendapatan bertambah Rp420,1 triliun, yakni dari Rp1.846,1 triliun menjadi sebesar Rp2.266,2 triliun. Lalu, belanja bertambah Rp392,3 triliun, yakni dari Rp2.714,2 triliun menjadi Rp3.106,4 triliun,” tegasnya.

“Perubahan postur APBN tersebut dalam rangka memperkuat subsidi energi, menjaga daya beli masyarakat, dan menyelamatkan ekonomi,” tambahnya.

Ketua DPP Partai Gerindra itu mengingatkan, capaian pertumbuhan ekonomi kuartal II-2022 sebesar 5,44% berpotensi mempersulit terpenuhinya target pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 5,2%.

“Pasalnya, pada kuartal III dan IV 2022 ekonomi diprediksi makin sulit. Presiden Jokowi menegaskan hal tersebut dengan mengutip pernyataan Sekjen PBB dan IMF bahwa 66 negara ekonominya akan ambruk,” katanya.

Ia menegaskan, beberapa negara maju dilaporkan mengalami resesi, serta China sebagai mitra dagang terbesar mengalami pelambatan ekonomi.

“Target pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 5,2% masih mungkin tercapai jika pada sisa 2022 mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi stabil di atas 5%. Mengingat pada kuartal I mampu tumbuh 5,01% dan kuartal II 5,44%,” tegasnya.

Namun, ia kembali mengingatkan bahwa tren penurunan harga energi dan komoditas global perlu diantisipasi. Harga minyak dunia sudah berada di bawah USD100 dolar AS per barel. Lalu, harga CPO juga mengalami penurunan.

“Beberapa kuartal belakangan ini Indonesia mendapatkan windfall atau “durian runtuh” dari kenaikan harga energi dan komoditas. Jika harga tersebut mengalami penurunan, maka perlu solusi dari sektor lainnya sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Ketua Poksi Fraksi Partai Gerindra di Badan Legislasi DPR-RI itu lalu membandingkan dengan beberapa negara di kawasan ASEAN dan dalam kelompok G20 yang mampu tumbuh lebih tinggi dari Indonesia.

“Kita juga tidak boleh tutup mata bahwa ada beberapa negara yang ekonominya mampu tumbuh lebih tinggi. Jadi, tidak semua menurun. Ini juga perlu disampaikan secara proporsional. Jangan negara-negara yang ekonominya menurun saja yang selalu diekspos sebagai perbandingan,” katanya.

Ia membeberkan, dalam kawasan ASEAN, Vietnam mampu tumbuh 7,72%. Negara lainnya yang diprediksi masih bisa tumbuh tinggi yakni Filipina, dimana pada kuartal I-2022 mampu tumbuh 8,3%,” lanjutnya.

“Sementara dalam kelompok G20, Saudi Arabia mampu tumbuh fantastis sebesar 11,8%. Dan ada beberapa negara belum merilis pertumbuhan GDP di kuartal II-2022 yang diprediksi juga mengalami pertumbuhan yang baik,” tambahnya.

Politisi dari Dapil Jawa Barat IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi) itu menyimpulkan, dengan mengkaji catatan tersebut, sejatinya ekonomi Indonesia pada kuartal II-2022 bisa tumbuh lebih tinggi. Indonesia bisa lebih baik dari Vietnam, karena didukung momentum puasa Ramadhan, Idul Fitri dan mudik.

“Idealnya, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II bisa menyamai capaian tahun lalu yakni 7,07%. Hal tersebut agar lebih meringankan beban target pertumbuhan ekonomi pada sisa 2022,” katanya.

Namun demikian, lanjut Hergun, yang sudah terjadi patut kita syukuri. Saatnya menatap sisa 2022. Perlu dipikirkan bersama bagaimana strategi mendorong pertumbuhan ekonomi tetap di atas 5% di tengah tantangan inflasi, resesi, dan stagflasi.

“Dengan kebersamaan dan soliditas serta kolaborasi berbagai pihak, mudah-mudahan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% pada 2022 bisa tercapai, sehingga target pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan serta target kesejahteraan lainnya bisa direalisasikan,” pungkasnya. [rif]

Pertumbuhan Ekonomi Seharusnya Bisa Lebih Tinggi dari 5,44 Persen

 


Pertumbuhan ekonomi Indonesia seharusnya bisa tumbuh lebih tinggi dari 5,44 persen (yoy) sebagaimana diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS). Pasalnya, banyak momentum yang mendukung terwujudnya pertumbuhan yang lebih tinggi.

Begitu tegas anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Heri Gunawan menanggapi apa laju ekonomi Indonesia yang baru saja dirilis BPS.

Hergun, sapaan akrabnya mengurai sejumlah momentum yang dimaksud. Mulai dari pelaksanaan puasa Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H, serta diperbolehkannya mudik. Ada juga pemberian bantuan langsung minyak goreng, surplus perdagangan internasional, dan perubahan postur APBN 2022 untuk menambah subsidi energi.

Dia mengingatkan bahwa pada periode yang sama di tahun lalu, ekonomi mampu tumbuh 7,07 persen (yoy). Padahal pada periode tersebut mobilitas masyarakat masih terbatas.

“Kuartal II 2021 dan 2022 sama-sama bertepatan dengan pelaksanaan Ramadhan dan Idul Fitri. Namun, tahun lalu mudik masih dilarang. Sementara tahun ini mudik sudah diperbolehkan," bandingnya kepada wartawan, Minggu (7/8).

Seharusnya, mudik dan mobilitas masyarakat yang semakin longgar bisa mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Apalagi, data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan jumlah pemudik 2022 mencapai 85 juta orang dan 14 juta di antaranya berasal dari pemudik Jabodetabek. Menurut Kemenhub, terdapat sekitar 2,1 juta kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek pada mudik Lebaran 2022.

"Besarnya jumlah pemudik telah mendorong permintaan di berbagai sektor, mulai dari jasa transportasi, pakaian jadi, makanan dan minuman, perhotelan, hingga jasa telekomunikasi," lanjutnya.

Idealnya, kata Hergun, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II bisa menyamai capaian tahun lalu yakni 7,07 persen. Hal tersebut agar lebih meringankan beban target pertumbuhan ekonomi pada sisa 2022.

Kini, Hergun mewanti-wanti agar ada strategi jitu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tetap di atas 5 persen di tengah tantangan inflasi, resesi, dan stagflasi.

"Dengan kebersamaan dan soliditas serta kolaborasi berbagai pihak, mudah-mudahan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen pada 2022 bisa tercapai, sehingga target pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan serta target kesejahteraan lainnya bisa direalisasikan," pungkasnya. 

Memperingati Tahun Baru Islam, RAI Heri Gunawan Tebar Bantuan

 


Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H yang bertepatan jatuh pada hari Sabtu 30 Juli 2022 diperingati secara meriah oleh masyarakat Sukabumi.

Anggota DPR-RI dari Dapil Jawa Barat IV (Kota dan Kabupaten Sukabumi) Heri Gunawan, melalui Rumah Aspirasi dan Inspirasi (RAI) Heri Gunawan, menyemarakkan perayaan tersebut dengan memberikan bantuan kepada sejumlah pihak yang menyelenggarakan kegiatan perayaan Tahun Baru Islam tersebut.

Salah seorang pengurus RAI Heri Gunawan, Dadin Sarifudin, menuturkan pihaknya berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk menyelenggarakan perayaan Tahun Baru Islam. RAI Heri Gunawan perlu menyemarakkan Tahun Baru Islam mengingat begitu besarnya keteladanan dalam kisah Hijrah Nabi Muhammad SAW.

“Tahun Baru Islam menceritakan sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam. Kala itu Nabi menghadapi tantangan yang sangat berat di Kota Makkah. Lalu bersama para sahabat berhijrah ke Madinah, meninggalkan seluruh harta benda, serta hanya mengharap ridho illahi,” Kata Dadin Saripudin dalam keterangan tertulisnya, Ahad (31/7/2022)

Pria yang bisa disapa Dadin ini menambahkan, berkat kesabaran dan ketabahan tersebut akhirnya agama Islam bisa tersebar ke seantero dunia. Nabi Muhammad SAW sudah memberikan keteladanan kepada kita semua untuk selalu ikhlas dan sabar dalam berjuang.

“Selain itu, Hijrah juga mengajarkan bahwa perjuangan juga perlu strategi. Ada kalanya kita mengalah atau mundur selangkah untuk menggapai kemenangan,” bebernya.

“Pada tahun 8 Hijriyah, atau setelah 8 tahun berhijrah, Nabi Muhammad SAW kembali ke Kota Makkah dengan membawa pasukan sebanyak 10.000 orang dan berhasil menaklukkan Makkah tanpa menumpahkan darah setetes pun,” ujarnya.

Menurut Dadin, RAI Heri Gunawan berkolaborasi dengan sejumlah pihak, antara lain Ikatan Pemuda Babakan Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, DPP Gerakan Mujahid Penegak Ajaran Allah dan Rasul (GEMPAR), serta sejumlah masjid dan pesantren.

“Harapannya, dengan perayaan Tahun Baru Islam, kita semua bisa memperkuat perjuangan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi menjadi lebih baik lagi, makin makmur, serta semakin rajin beribadah kepada Allah SWT dan berbuat baik tolong menolong dengan sesama manusia,” pungkasnya. [rif]

Heri Gunawan Apresiasi Produk Kekayaan Intelektual Bisa Dijadikan Agunan

 


Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan menilai, sebuah kemajuan dan terobosan sangat positif, ketika produk kekayaan intelektual bisa dijadikan agunan untuk mengajukan pembiayaan pada dunia perbankan. Pemerintah memfasilitasi skema pembiayaan berbasis kekayaan intelektual ini bagi para pelaku ekonomi kreatif.

 

Dalam siaran persnya yang diterima Parlementaria, Sabtu (30/7/2022), Hergun, sapaan akrab Heri Gunawan, mengapresiasi langkah positif yang diambil pemerintah. Kekayaan inteltual ini bisa dajukan pula ke lembaga non bank sebagai jaminan mengakses pembiayaan atau utang. Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif pada 12 Juli lalu.

 

"Sejatinya, PP Nomor 24 Tahun 2022 sudah lama ditunggu oleh para pelaku ekonomi kreatif. Pasalnya, UU Nomor 29 Tahun 2019 memberikan jangka waktu penerbitan aturan turunan selama 2 tahun. PP tersebut kelak bisa berdampak positif terhadap para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM," tutur Hergun. Perlu diketahui, ekonomi kreatif mencakup 17 subsektor, yaitu pengembang permainan, arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fesyen, kuliner, film animasi dan video, fotografi, desain komunikasi visual, televisi dan radio, kriya, periklanan, seni pertunjukan, penerbitan, dan aplikasi.

 

Politisi Partai Gerindra itu memandang, regulasi populis ini akan mendorong peningkatan rasio kredit UMKM karena nyaris sebagian besar pelaku ekonomi kreatif berbentuk UMKM. Selama ini, katanya, salah satu kendala UMKM diantaranya mengakses pembiayaan karena keterbatasan jaminan. Jaminan berupa kekayaan intelektual ini, sekalli lagi, sangat melegakan bagi para pelaku ekonomi kreatif.

 

"Menurut laporan Bank Indonesia (BI), rasio penyaluran kredit ke usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terhadap total kredit perbankan masih berada di level 21,17 persen pada Maret 2022," ungkapnya. Hergun lalu mengingatkan pemerintah bahwa Presiden Jokowi sudah menargetkan rasio kredit UMKM akan mencapai 30 persen pada 2024. Namun, sisa waktu yang tinggal dua tahun ini tampaknya akan sulit tercapai. Dengan kehadiran PP ini diharapkan bisa mempercepat pencapaian target tersebut.

 

“Aturan ini bisa menjadi salah satu terobosan untuk meningkatkan pertumbuhan kredit perbankan hingga bisa di atas 20 persen sebagaimana yang bisa tercapai pada 2010 hingga 2013," kilah Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI tersebut, seraya menambahkan, "Per Juni 2022, pertumbuhan kredit sudah mencapai 10,3 persen. Capaian tersebut bisa makin membesar bila aturan ini segera diaplikasikan.”

 

Hergun menambahkan, aturan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Seperti diketahui, tahun 2021, ekonomi kreatif memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap PDB perekonomian nasional, yaitu 6,98 persen atau sebesar Rp1.134 triliun. Kehadiran PP ini diharapkan juga mampu memperbesar kontribusi ekonomi dalam pembentukan PDB Indonesia.

 

"Target optimis dengan dukungan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual, kontribusi ekonomi kreatif bisa meningkat hingga 100 persen. Jika itu terjadi akan berdampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja, serta pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan," pandang Hergun. Selanjutnya, masyarakat perlu diedukasi mengenai persyaratan kekayaan intelektual yang bisa dijadikan sebagai jaminan utang.

 

"Dalam Pasal 10 disebutkan kekayaan intelektual yang dapat dijadikan sebagai objek jaminan utang berupa kekayaan Intelektual yang telah tercatat atau terdaftar di kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan kekayaan intelektual yang sudah dikelola baik secara sendiri dan/atau dialihkan haknya kepada pihak lain," urai Hergun lagi.

 

Kekayaan intelektual yang sudah dikelola maksudnya adalah kekayaan intelektual yang sudah dilakukan komersialisasi oleh pemiliknya sendiri atau pihak lain berdasarkan perjanjian sebagaimana tertuang dalam Pasal 10 huruf b. Sekarang tinggal bagaimana menyosialisasikan hal ini agar seluruh lapisan masyarakat bisa mengetahuinya. Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan fasilitasi kepada pelaku ekonomi kreatif yang belum masuk kriteria, sehingga bisa memenuhi persyaratan yang ditentukan.

 

"Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bawah nahkoda Dewan Komisioner yang baru perlu mempercepat aturan teknis khususnya terkait masalah valuasi, ketersediaan pasar sekunder, penaksiran untuk likuidasi kekayaan intelektual yang dijaminkan, dan infrastruktur hukum eksekusi kekayaan intelektual tersebut. Selain itu, perbankan juga diharapkan mendukung PP tersebut dengan memberi kemudahan kepada pelaku ekonomi kreatif yang mengajukan kredit dengan jaminan kekayaan intelektual dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian," tambah legislator dapil Jawa Barat IV itu.

 

Akhirnya, pria asal Sukabumi ini, menyampaikan, banyak harapan yang digantungkan pada aturan baru ini. Aturan ini bisa segera aplikatif di lapangan. Sehingga, aturan tersebut benar-benar berdampak positif untuk ekonomi kreatif dan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sekaligus mewujudkan kesejahteraan rakyat yang lebih luas. (mh/sf)