Berjuang Bersama Gerindra dan Prabowo Subianto

Mengamalkan TRIDHARMA Kader Partai Gerindra : Berasal Dari Rakyat, Berjuang Untuk Rakyat, Berkorban Untuk Rakyat.

Heri Gunawan Seminar Nasional

Tantangan dan Peluang Bisnis bagi Generasi Milenial.

Jalan Santai

JHeri Gunawan Apresiasi Peluncuran Program Pemuda Pelopor Desa di Sukabumi

Kunjungan Ketua Umum GERINDRA

Prabowo Subianto Melakukan Kunjungan ke Sukabumi

Bantuan Hand Traktor

Heri Gunawan Memfasilitasi Bantuan 30 Unit Traktor Untuk Gapoktan di Kabupaten Sukabumi Pada Tahun 2015

Kunjungan Kerja BKSAP DPR RI Ke Australia

Heri Gunawan Sebagai Anggota BKSAP DPR RI saat berkunjung dan berdialog dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Australia

Tampilkan postingan dengan label Pelindo IV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelindo IV. Tampilkan semua postingan

Komisi VI DPR-RI Kunjungi Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

MAKASSAR (www.angkasapura1.co.id) - Dalam melaksanakan masa reses tahun 2015, Komisi VI DPR-RI melaksanakan kunjungan kerja ke Sulawesi Selatan pada 15 - 19 Maret 2015. Dalam agenda tersebut, dilakukan peninjauan dan presentasi di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di hari pertama (15/03). Selanjutnya, rombongan melaksanakan peninjauan ke PT Shang Hyang Seri (Persero), PT Pertani (Persero), PT Sucofindo (Persero), PT Pupuk Kaltim (Persero), PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Telkom Tbk, PT Pelindo IV (Persero) dan PT Semen Tonasa (Persero). Kedatangan rombongan Komisi VI dipimpin oleh Heri Gunawan, SE, MBA dari Fraksi Gerindra. 

"Kunjungan kerja komisi merupakan kewajiban konstitusional DPR dalam rangka melakukan fungsi pengawasan dan mengawal kebijakan pemerintah khususnya terkait BUMN. Dan dalam kesempatan ini, kami melaksanakan di Provinsi Sulawesi Selatan," jelas Heri pada pembukaan pertemuan. 

Kedatangan Komisi VI ke bandara Sultan Hasanuddin Makassar disambut oleh Operation Director Angkasa Pura Airports, Yushan Sayuti yang didampingi oleh PTS General Manager Sugiono. Dalam pertemuan tersebut, Yushan memaparkan kinerja operasional dan keuangan Cabang Bandara Sultan Hasanuddin Makassar selama 5 tahun terakhir. "Secara singkat dapat dikatakan bahwa performa keuangan tumbuh stabil kendati tekanan kinerja dari penurunan jumlah penumpang memperkecil revenue yang didapat," jelas Yushan dalam paparannya. "Namun demikian, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar merupakan bandara unggulan Angkasa Pura Airports yang terus tumbuh memberikan kontribusi positif bagi kinerja operasional dan keuangan. tambah Yushan Sayuti kepada anggota Komisi VI. 

Di tahun 2014 lalu, pendapatan cabang Bandara Sultan Hasanuddin Makassar mencapai Rp 308,4 milyar dan melayani total 8,8 juta penumpang dari puluhan maskapai penerbangan yang beroperasi baik nasional maupun internasional. Sementara di sisi performa operasional, skor indeks kepuasan pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI) meningkat secara eksponensial. Kuartal 3 tahun 2014 nilai CSI telah mencapai 4,22 atau menduduki peringkat 84 bandara dengan skor tertinggi. Angka tersebut naik 133 peringkat dari semula posisi 217 dengan skor CSI 3,50. Penilaian CSI Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dilakukan oleh Airport Council Internasional (ACI) Hongkong bersama dengan tiga bandara Angkasa Pura Airports lainnya yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali, Bandara Juanda - Surabaya dan Bandara Sultan Aji M. Sulaiman Sepinggan - Balikpapan. 

Di tahun 2016, terminal Bandara Sultan Hasanuddin Makassar akan dikembangkan menjadi 150.000 m2 yang mampu menampung hingga 25 juta penumpang per tahun. Dalam proyek pengembangan ultimate di tahun 2030, bandara ini kelak akan memiliki terminal 3 dan tiga landas pacu serta mampu melayani 50 juta penumpang per tahun. [HH]


Komisi VI DPR Tinjau Pelindo IV Makassar

Komisi VI DPR membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM dan BUMN mengunjungi Pelabuhan Indonesia IV di terminal penumpang Jalan Soekarno Hatta Makassar.
'Saya rasa pelabuhan ini sudah melakukan perubahan infrastruktur termasuk mengutamakan pelayanan,' kata anggota Komisi Bambang Haryo di sela kunjungan, Selasa.
Menurutnya Pelindo IV sebagai hub di pelabuhan timur indonesia yang sudah menujukkan perubahan drastis karena telah menerima dana bantuan Penyertaan Modal Negara senilai Rp2 triliun dalam hal peningkatan kualitas pelabuhan.
'Saya rasa ini menarik karena sudah banyak yang berubah dan tersambung dengan pelabuhan peti kemas jauh dibanding di kawasan barat, pencanangan pembangunan tol laut dari Makasar ke tujuan lain pun sudah disampaikan' paparnya.
Sementara komentar berbeda di lontarkan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Heri Gunawan disela kunjungan dengan mengatakan apa yang menarik di pelabuhan tersebut.
'Apa yang menarik disini, tidak ada kok, semua pelabuhan hampir sama menurut saya hanya saja ada penambahan serta pembangunan bangunan baru saja,' ujarnya kepada wartawan.
Menurut dia, Pelindo IV merupakan pelabuhan di Indonesia timur yang pembangunannya dinilai wajar, karena semua terpusat di Makassar. Selain itu Pelindo IV telah mendapatkan PNM Rp2 triliun 'Kita berharap dana itu digunakan untuk pembangunan pelabuhan dan revitalisasi dan lainnya supaya bisa lebih baik. Cuma harapan kami bukan sebatas itu tapi seharusnya Pelindo berfikir apa menarik disini,' katanya.
Berbicara masalah tempat, kata dia, memang tempatnya sebab, orang mau kemana-mana harus melalui Makassar, tetapi dirinya sekali lagi menyinggung apa yang menarik di Pelindo IV.
'Saya pikir sama saja di pelabuhan lain, pembangunan dan revitalisasi. Seharusnya Pelindo kreatif mencari sumber daya lain dan ini harus didorong, jangan sebatas PMN digunakan untuk perbaikan dan revitalisasi,' ucapnya dengan nada tinggi.
Ia menyarankan Pelindo IV membuat terobosan dengan mengelola sumberdaya dan menciptakan penghasilan baru tidak hanya tergantung pada pengeloaan peti kemas dan penumpang.
'Disini kan banyak, kapal pasti butuh air bersih dan air minum maka berdayakanlah. Selain itu buat helipaddisini dan kawasan industri jangan jauh harus berdekatan untuk menciptakan perputaran ekonomi, jangan hanya menampung peti kemas,' ulasnya.
Kendati demikian pihaknya tetap mendorong agar Pelido IV terus melakukan perbaikan- perbaikan utamanya pelabuhan yang berkelas moderen.
'Kita harus dukung karena gerbangnya Indonesia timur, kalau tidak moderen sama saja dengan pelabuhan lainnya. Kita berharap BUMN ini bisa menjadi agen perbangunan di Indonesia timur,' tambahnya.
Direktur Utama PT Pelindo IV Makassar Mulyono, menyatakan pihaknya telah berupaya penuh untuk melakukan perbaikan-perbaikan di terminal penumpang dan pelabuhan peti kemas.(ant/rd)