Berjuang Bersama Gerindra dan Prabowo Subianto

Mengamalkan TRIDHARMA Kader Partai Gerindra : Berasal Dari Rakyat, Berjuang Untuk Rakyat, Berkorban Untuk Rakyat.

Heri Gunawan Seminar Nasional

Tantangan dan Peluang Bisnis bagi Generasi Milenial.

Jalan Santai

JHeri Gunawan Apresiasi Peluncuran Program Pemuda Pelopor Desa di Sukabumi

Kunjungan Ketua Umum GERINDRA

Prabowo Subianto Melakukan Kunjungan ke Sukabumi

Bantuan Hand Traktor

Heri Gunawan Memfasilitasi Bantuan 30 Unit Traktor Untuk Gapoktan di Kabupaten Sukabumi Pada Tahun 2015

Kunjungan Kerja BKSAP DPR RI Ke Australia

Heri Gunawan Sebagai Anggota BKSAP DPR RI saat berkunjung dan berdialog dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Australia

Tampilkan postingan dengan label Pelatihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelatihan. Tampilkan semua postingan

Legislator Usulkan Sensus Ekonomi Lima Tahun Sekali



Sukabumi (Antara Megapolitan) - Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan mengusulkan agar pelaksanaan sensus ekonomi yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) dilaksanakan lima tahun sekali.

"Saat ini sensus ekonomi dilakukan sepuluh tahun sekali sehingga rentang waktunya terlalu lama, padahal hasilnya bisa menjadi rujukan untuk bagi pemerintah untuk mengabil kebijakan," katanya di Sukabumi, Senin.

Menurutnya, BPS merupakan lembaga penghasil data yang datanya selalu dijadikann rujukan oleh siapapun khususnya eksekutif dan legislatif dalam membuat keputusan atau kebijakan. 

Sehingga, datanya harus "up to date", apalagi di jaman era globalisasi terjadi percepatan perkembangan kehidupan sehingga data tentang ekonomi harus tersedia setiap waktu.

Jika sensus ekonomi tersebut dilakukan 10 tahun sekali itu terlalu lama dan idealnya lima tahun sekali sehingga bisa menjadi rujukan utama mulai dari wali kota/bupati, gubernur hingga presiden dalam

membuat suatu kebijakan. Karena jika 10 tahun sekali kepala daerah maupun negara harus duduk dua periode untuk sebagai pemimpin. 

"Kami di legislatif akan mengusulkan hal tersebut dan diharapkan bisa direspon oleh pemerintah sehingga sensus ekonomi bisa dilakukan lima tahun sekali," tambahnya.

Heri yang merupakan politisi Partai Gerindra ini berharap para petugas/pencacah harus bekerja profesional dan dalam melakukan pendataan harus sedetail mungkin, karena hasil pendataannya tersebut akan menjadi rujukan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan. 

Jika pendataan tidak tepat, maka kebijakan yang akan dikeluarkan nantinya juga tidak tepat.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sukabumi, Dodi Gunawan Yusuf mengatakan para petugas/pencacah sensus ekonomi di Kabupaen Sukabumi yang diturunkan totalnya 1.340 orang. 

Mereka merupakan hasil seleksi selama dua bulan yakni Januari-Februari dan kedepannya para petugas ini juga akan diberikan pelatihan tentang cara atau metodologi penyensusan.

"Sensus ekonomi ini salah satu tujuannya untuk memetakan potensi ekonomi tiap wilayah atau mengetahui populasi usaha. Maka dari itu, diharapkan warga bisa memberikan keterangan perihal kehidupan ekonominya," katanya.

Sensus Ekonomi BPS Seharusnya Lima Tahun Sekali

SUKABUMI (Pos Kota) – Anggota DPR RI Komisi XI, Heri Gunawan (HG) mengusulkan sensus ekonomi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) seharusnya dilakukan lima tahun sekali. Menurutnya, sensus 10 tahunan terlalu lama.

Legislator asal Partai Gerindra ini menilai untuk jangka waktu sensus ekonomi saat ini yang dilakukan sepuluh tahun sekali terlalu lama. Padahal, hasil sensus ekonomi merupakan sumber informasi atau rujukan pengambil kebijakan.
“BPS menjadi rujukan data. Sehingga harus up to date. Apalagi zaman era globalisasi sekarang. Kalau 10 tahun sekali memang terlalu lama, idealnya 5 tahun sekali sesuai dengan rengtang waktu kepemimpinan presiden maupun kepala daerah,” katanya, di Sukabumi, Senin (28/3).
Wakil Ketua Umum HKTI hal itu usai membuka acara pelatihan petugas sensus ekonomi di Aula Hotel Salabintana, Kecamatan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (28/3).
Di lain sisi, HG mengharapkan para petugas/pencacah harus bekerja profesional. Bukan hanya sebatas unsur perangkat desa akan tetapi BPD pun harus dilibatkan. Dengan begitu, hasil data sensus ekonomi nantinya akan benar-benar riil. Sehingga akan diketahui potensi-potensi usaha perwilayah.
“Pada pelatihan ini saya juga akan membawa 700 anggota BPD se-Sukabumi. Minimal mereka menerima sosialisasi walaupun tidak ikut pelatihan,” ujarnya.
Dilatih Cara dan Metodologi
Kepala BPS Kabupaten Sukabumi, Dodi Gunawan Yusuf menyebutkan para petugas/pencacah sensus ekonomi totalnya 1.340 orang. Para petugas itu, hasil seleksi selama dua bulan yakni Januari-Februari. Nantinya, mereka akan dilatih bagaimana cara atau metodologi penyensusan.
“Pelatihan sendiri akan dibagi enam gelombang mulai 28 Maret hingga 21 April. Nantinya merekan akan disebar untuk melakukan sensus ekonomi mulai 1-31 Mei. Hasilnya sekitar Agustus akan diketahui,” ujarnya.
Disebutkan Dodi, sensus ekonomi ini salah satu tujuannya untuk memetakan potensi ekonomi tiap wilayah atau mengetahui populasi usaha. Oleh karena itu, Dodi mengajak kerja sama masyarakat agar mendukung proses sensus ekonomi. (sule/win)

Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan Hadiri Pelatihan Sensus Ekonomi 2016

SALABINTANA - Ribuan petugas sensus ekonomi Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ikuti pelatihan listing sensus ekonomi 2016. Hal itu, dilakukan untuk mendapatkan informasi potret utuh perekonomian bangsa, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional. Pasalnya, setiap keputusan harus diambil berdasarkan informasi yang valid dan akurat. 

Kegiatan yang diselenggarakan di dua titik tersebut, yakni Hotel Salabintana dan Hotel Pangrango juga dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan,  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi, Asisten Daerah II Pemberdayaan Ekonomi Kabupaten Sukabumi dan lainnya.
Kepala BPS Kabuapten Sukabumi Dodi Gunawan Yusuf mengatakan, sensus ekonomi untuk pendataan seluruh sektor usaha secara menyeluruh (selain sektor pertanian) akan mampu menghasilkan gambaran lengkap tentang level dan struktur ekonomi non-pertanian serta  informasi dasar dan karakteristiknya.  Selain itu, sensus ekonomi akan diketahui daya saing bisnis serta penyediaan kebutuhan informasi usaha. "Sebanyak 3740 peserta listing secara keseluruhan. Sementara, di Hotel Salabintana terdapat 922 peserta yang diambil dari 22 kecamatan dan sisanya para peserta mengikuti pelatihan di Hotel Pangrango," kata Dodi kepada www.sukabumizone.com Senin, (28/03).
Masih di tempat yang sama, Asisten Daerah II Pemberdayaan Ekonomi Kabupaten Sukabumi Dana Budiman menjelaskan, kegiatan yang bertemakan menyediakan informasi untuk pengembangan usaha dan daya saing bangsa tersebut, untuk mengetahui data ekonomi Kabupaten Sukabumi secara konkret. Untuk itu, diadakan metode pendataan Sensus Ekonomi. Diantaranya, metode listing perusahaan yang mencakup seluruh usaha ekonomi, metode pendataan karakteristik usaha mikro yang dilakukan secara sampel berdasarkan frame hasil listing sensus ekonomi dan metode pendataan karakteristik usaha menenengah besar yang dilakukan secara sensus untuk seluruh perusahaan dengan skala usaha menengah dan besar. "Sementara upah yang diberikan pada ribuan petugas sensus ekonomi  yang nantinya terjun langsung kelapangan untuk pendataan diambil dari Anggaran Pembelanjaan Negara (APBN) dan di berikan langsung oleh BPK kabuputen Sukabumi," jelas Dana.
Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengatakan, ia sangat mengaresiasi terhadap BPS Kabupaten Sukabumi yang tengah melakukan pelatihan listing sensus ekonomi. Namun, ia sangat menyesali terhadap pelatihan tersebut sebab hanya dilakukan setiap sepuluh tahun sekali. "Pelatihan ini merupakan bentuk dasar segi enam yang melambangkan sensus ekonomi dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Padahal pendataan ini terlalu jauh. Jadi saya harap pendataan ini diselenggarakan lebih ideal apabila dilakukan setiap lima tahun sekali," jelasnya.
Selain itu, ia juga berharap agar Badan Pemerintah Desa (BPD) yang ada diseluruh Kabupaten Sukabumi dapat hadir untuk mengikuti sosialisasi sensus ekonomi sehingga dapat mengetahui dan sinergis ketika petugas listing ekonomi dalam menjalankan tufoksinya dilapangan. "Pendataan sensus ekonomi ini harus valid dan jangan berbicara ego eksternal tetapi harus saling bahu membahu dalam memyediakan informasi untuk pengembangan usaha dan daya saing bangsa," pungkasnya. Den/Bang

RAI Heri Gunawan Akan Adakan Pelatihan Bagi Wirausaha Pemula



Ikuti...!! 
Program Pelatihan Business Plan Bagi Wirausaha Pemula 

Rumah Aspirasi & Inspirasi HERI GUNAWAN akan memfasilitasi Pelatihan Business Plan (Rencana Bisnis) Kepada Wirausaha Pemula yang ada di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan ini GRATIS, namun dibatasi hanya untuk 30 orang peserta. Dan akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal : Selasa, 16 Juni 2015 bertempat di Kantor Rumah Aspirasi & Inspirasi HERI GUNAWAN.


Calon peserta harus mendaftar paling lambat Tanggal 10 Juni 2015 di Kantor Rumah Aspirasi & Inspirasi HERI GUNAWAN yang berada di Jl. Arif Rahman Hakim No. 57-59 Benteng Warudoyong Kota Sukabumi Telp. (0266) 214171 -  SMS : 0856 1469 754 (Endud)

Kriteria Calon Peserta Pelatihan :

- Memiliki usaha yang sudah berjalan 3-18 bulan.
- Memiliki KTP di wilayah Kota/Kabupaten Sukabumi.


Bagi peserta pelatihan yang lulus dan dapat membuat proposal rencana bisnis serta melengkapi dokumen administrasi yg dipersyaratkan akan mendapat bantuan modal usaha.